Jumat, 22 Oktober 2010

Balada sang pawang hujan dan si bapak


apakabar semuanya ? harus baik dong :D
banyak nih pengalaman2 "tak terlupakan" selama bbrapa hariini , mau tau ?
baca semuanya disini !
berikut >>

@jumat_6/10-2010

setiap hari jumat , kelas 7C sama 7E itu ada pelajaran penjas. dimulainya pas bel pelajaran terakhir (1 jam sebelom istirahat kedua)..
jadi gue itu make baju 2 rangkap , daleman olga , luarnya pramuka . gahol ..
trus pas waktu ganti baju gue tinggal ngebuka baju pramukanya, nah saking pingin cepet2 nya dateng ke aula ,, gue ngebuka rok pramuka nya kasar2 gitu , dann akhirnyaa ... robek . mampos.
then , aku ke aula , bareng sahabat2 gue , puan,nabila,stella.
hari itu gue seneng banget sumpah karena pertama kalinya pas di smp kita semua diajakin olga di auri .
wooo .. gue semangat deh jadinya. dari sekolah jalan sampe auri itu gak terasa capeknya saking terllu bahagia. pak sujana langsung bilang "brenti . disini aja olga nya" , lahh tau ga tempatnya dimana? Taman Bermain Berlapangan Voli Layaknya Anak Tk , atau disingkat menjadi TBBVLAT.
so , disana ada permainanan2 yg nyaris rusak berat. itu semua mainan2 anak tk.
temen gue , namanya andrea, yg emng MKKB (masa kecil kurang bahagia) langsung lari ke sebuah permainan , yaitu ayunan 1 arah gituu (jadi isinya cuma 2 org doang), dia maen layaknya anak TK asli bareng temen2 bemper lainnya *baca : gendut membulat.
itu gue langsung heran , ga nyangka aja , gimana sih emng masa kecilnya dulu ? sampe masih ngangenin maenan2 gaje itu ?
semua pada nonton dia main sm temen2 bemper , disebelah gue , stella , bilang gini ke gue, "yaampun nan itu orang kok ga tobat2 ya ? pasti ntar lagi ayunannya patah , yakin deh" gubrakk.. trus gue jawab "iya emang ! trus kalo ayunan nya itu patah elu gimana ?" , "yah ngakak dong!hehe!" *cengengesan* , gue sih cuma nyengar nyengir ajah.
well cerita belom slese sampe disini , akhirnya pak sujana bilang ke murid2 nya kalo kita mending pindah tempat aja , cari yg lebih luas n' cocok katanya.
kita semua beranjak dan menuju lapangan tempat tentara AU latihan..
wow pertama kali deh gue kesini . sedihnya nih ,, auri yg gede itu sekarang udh diubah jadi hotel .. sadis amat ya ! itu kn tempat kenang2an gue ketemu sama anak yg namanya darren pertama kali , pas dia udah gaya2nya mau nendang bola (maklum emang dia jago maen) , eh tiba2 dia kepleset gara2 rumputnya licin , di ngakakin sama anak2 yg ngeliat dia , lah gue guling2 di rumput gara2 ngakak . sampe sakit perut sumpah , itu moment gue pas lagi temenan akrab sm anggi n' meisy.
jadi gue bner2 gabisa ngelupain lapangan auri tempat favorite gue olga bareng anak2 kelas 6 dulu .. *dalem banget*
well , back to the topic ..
pas sampe di lapangan kecil (sebut aja gitu deh) , pelajaran olga nya ternyata kebugaran . jadi harus latihan sit up , back up, push up , senam , dsb .
itu pelajaran kesukaan gue..
trus tiba2 tanpa disangka di auri itu hujan , padahal cuaca disana cerah2 ajaloo ..
kita semua yg cwe2 (yg bawel pada ngeluh) disuruh berteduh dulu di suatu rumah deket sana . rumah itu sih kliatannya kosong . trus kita duduk2 ditangganya . asik banget, gue nyanyi2 sama tmn2 hohoh..
sisanya .. ada meisy, komang grace, stella , cindi , fani, cika , yedija , dll .
mereka itu pertamanya mau main "kotak pos" , lama kelamaan si cindi itu nyanyi2 keong racun yg ala iklan "sosis so nice" jojo n sinta .. trus diikutin sama yg lainnya , akhirnya mereka berpura2 jadi sang pawang hujan , mereka nyanyi2 lagu dangdut yg gaje2 semua itu , tujuannya biar hujannya berenti , tapi menurut gue mah hujannya ntar malah makin menjadi2 -__-
dan mereka menyebut dirinya “sang pawang hujan so nice” buihh ..
trus aku akhirnya duduk2 ditempat yg kosong gitu ,, bareng toma (cielah) , ada stella juga kok (yg udh muak main game pawang hujan). kita ngmong2 tentang reunian.. trus gue jalan2 ngelewatin sebuah jendela yg cukup besar gitu , dan gue kaget banget sumpah ternyata disana ada kakek2 lagi duduk sambil baca koran n' minum kopi .. hoooh ternyata dirumah ini ada penghuninya juga toh yaa -__-
ga lama kemudian , si sekar histeris tereak2 ke cwe2 yg lagi duduk .
gue tanyain kenapa dia gitu , trus dia nunjuk sesuatu.
dia nunjuk seorang bapak2 yg lagi ngejemur pakaiannya, dan dibilangnya bapak2 itu "bugil"
dan setelah gue perhatiin dari jauh ternyata emng bener .. dia telanjang , alias bugil , alias melalung.
huh bikin ilfeel aja tuh bapak2 gatau malu..
karena saking penasarannya atas kebugilan bapak itu , temen gue , steven sama marsel , ngambil kesempatan pura2 ngelewatin rumah tuh bapak2 gaje untuk melihat kebenarannya.
mreka berhasil . dan mreka bilang ke kita kalo ternyata .. bapak itu  pake celana dalem , warnanya emang kontras banget sama kulitnya yg warnanya coklat , emang sih dari jauh keliatan "telanjang bulat" gitu .. ckck
semua temen2 ngakak .. termasuk cwo2 yg ikutan memperhatikan keberadaan bapak itu.
bapak itu memang mengalihkan seluruh perhatian kami ..

Kuchisake-Onna

Kuchisake-onna

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas



Kuchisake-onna
 
 
Kuchisake-onna (口裂け女) atau wanita bermulut robek adalah sejenis siluman dalam mitologi dan legenda urban Jepang. Ia berwujud seorang wanita yang menutup mulutnya yang robek dengan kipas, syal atau masker operasi (versi yang paling populer). Ia sering muncul di jalan-jalan yang sepi dan bertanya pada orang yang ditemui apakah dirinya cantik. Bila orang itu menjawab tidak atau ketakutan melihat wujud seramnya ia akan membunuh orang itu.

[sunting] Legenda

Dalam legenda, Kuchisake-onna tadinya adalah seorang wanita muda yang hidup pada Zaman Heian. Kemungkinan ia adalah seorang istri atau selir samurai. Ia dikaruniai wajah yang sangat cantik namun sombong, ia juga sering berselingkuh di belakang suaminya. Suaminya merasa sangat cemburu dan dikhianati menyerangnya dan membelah mulutnya dari kuping ke kuping. “Sekarang siapa yang akan berkata kau cantik?” ejek suaminya.
Sementara dalam versi legenda urban, Kuchisake-onna adalah seorang wanita korban operasi wajah yang gagal. Konon katanya, dokter yang mengoperasi wajahnya memakai pomade (jenis minyak rambut) dengan bau yang menusuk. Ketika sedang dioperasi ia tidak bisa tenang karena bau itu sehingga si dokter secara tidak sengaja memotong mulutnya hingga robek. Wanita itu menjadi histeris dan marah lalu membunuh dokter itu. Belakangan ia dibunuh oleh para penduduk kota dan menjadi hantu penasaran. Ada beberapa versi lain mengenai asal-usulnya namun kurang populer, misalnya:
  • Korban kecelakaan lalu-lintas yang wajahnya rusak.
  • Seorang wanita yang mengalami gangguan kejiwaan sehingga merobek mulutnya dengan benda tajam.
  • Seorang wanita korban pemerkosaan yang mulutnya dirobek oleh si pemerkosanya atau ia sendiri yang melakukannya setelah menjadi gila karena perkosaan itu.
  • Seorang wanita yang leluhurnya memperoleh uang haram dengan menyembah siluman anjing sehingga anak cucunya dikutuk bermulut robek dan bila mati akan menjadi siluman.
Kuchisake-onna menutupi mulutnya yang robek dengan masker operasi dan sering bergentayangan di kota pada waktu malam, terutama ketika sedang berkabut. Bila bertemu seseorang (terutama anak-anak atau mahasiswa) di jalan yang sepi, ia akan bertanya, “Apakah saya cantik?” (Watashi kirei?) .Bila orang itu menjawab “ya”, ia akan membuka maskernya dan bertanya lagi, “Bahkan bila seperti ini?” Pada saat itu, bila si korban yang biasanya terkejut dan takut menjawab tidak, ia akan membunuhnya dengan gunting, golok, sabit, atau senjata tajam lainnya. Bila si korban tetap menjawab ya setelah melihat wajahnya di balik masker, ia akan gembira dan membebaskannya, namun ada juga yang mengatakan walaupun korban melakukan itu, Kuchisake-onna mengikutinya sampai ke rumah baru akan membunuhnya di depan pintu rumah si korban. Bila korbannya wanita, Kuchisake-onna akan merobek mulutnya hingga serupa dengannya, bila korbannya anak-anak, ia akan memakannya.
Legenda urban yang populer pada tahun 70’an mengatakan bahwa korban akan selamat bila ia menjawab “biasa saja”. Sementara versi tahun 2000an mengatakan bahwa korban akan selamat bila menjawab, “begitulah” sehingga Kuchisake-onna bingung dan berpikir dulu apa yang akan ia lakukan, saat sedang bingung itulah korban mempunyai kesempatan untuk kabur. Cara lain untuk lolos dari Kuchisake-onna adalah dengan menawarkannya permen keras berwarna kuning tua karena ia menyukainya namun tidak bisa menikmatinya sehingga mengingatkannya lagi pada penderitaannya. Selain itu bisa juga dengan mengucapkan “pomade” sebanyak tiga kali, ada yang menyebutkan enam kali. Ucapan itu akan membuatnya takut dan kabur karena mengingatkannya kembali pada ahli bedah yang merusak wajahnya. Korban juga bisa memakai pomade untuk mencegahnya mengikutinya :)